JAKARTA - Rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kalimantan berlanjut hingga malam hari.
Setelah menjalani sejumlah agenda penting sejak pagi, Presiden memutuskan bermalam di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari pengaturan jadwal kunjungan kerja yang padat, sebelum Presiden melanjutkan agenda berikutnya ke Kota Malang, Jawa Timur.
Kunjungan dan agenda bermalam di IKN ini menegaskan perhatian Presiden terhadap perkembangan pusat pemerintahan baru Indonesia.
Selain sebagai lokasi strategis nasional, IKN juga menjadi bagian penting dari rencana jangka menengah pemerintahan Prabowo yang menargetkan pemindahan fungsi-fungsi politik negara dalam beberapa tahun ke depan.
Presiden Tiba di IKN Usai Agenda di Dua Provinsi
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membenarkan bahwa Presiden Prabowo Subianto bermalam di IKN pada Senin malam, setelah merampungkan seluruh kegiatannya di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
“Setelah tadi pagi dari Banjarbaru di Kalimantan Selatan, dan siangnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, (agenda selanjutnya Presiden, red.) lalu menginap di IKN,” kata Seskab Teddy.
Dari Balikpapan, Presiden Prabowo menumpang helikopter kepresidenan dan mendarat di helipad Istana Garuda, Kawasan Inti IKN, pada petang hari. Setibanya di lokasi, kedatangan Presiden disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.
Agenda Presiden Selama Bermalam di IKN
Meski tidak dirinci secara terbuka seluruh kegiatan Presiden selama bermalam di IKN, informasi yang beredar di kalangan wartawan menyebutkan bahwa Presiden dijadwalkan menjalani agenda penting pada Selasa pagi.
Presiden Prabowo disebut akan memimpin rapat dan menerima laporan langsung dari Kepala Otorita IKN mengenai perkembangan pembangunan IKN. Agenda ini dipandang krusial mengingat pembangunan IKN memasuki fase strategis, khususnya terkait kesiapan infrastruktur pemerintahan.
Kehadiran Presiden secara langsung di kawasan inti IKN juga dinilai sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi terhadap progres pembangunan yang sedang berjalan.
Kunjungan Pertama Sejak Menjabat Presiden
Kunjungan ke IKN yang berlangsung sejak Senin hingga Selasa ini menjadi yang pertama kali dilakukan Prabowo sejak menjabat sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia.
Sebelumnya, Prabowo terakhir kali mengunjungi IKN pada 13 September 2024, saat dirinya telah ditetapkan sebagai presiden terpilih dan masih menjabat Menteri Pertahanan di bawah pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo.
Kunjungan ini memiliki makna simbolik karena menandai keterlibatan langsung Presiden dalam pengembangan ibu kota negara baru setelah resmi menjabat. IKN diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan Indonesia di masa depan, sehingga perhatian Presiden menjadi faktor penting dalam kelanjutan pembangunannya.
Target IKN sebagai Ibu Kota Politik 2028
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah menargetkan IKN berfungsi sebagai ibu kota politik Indonesia pada tahun 2028. Dengan target tersebut, kegiatan pemerintahan eksekutif, legislatif, dan yudikatif diproyeksikan mulai berlangsung di IKN dalam waktu sekitar dua tahun ke depan.
Sejauh ini, tahapan pembangunan gedung-gedung perkantoran telah berjalan sesuai rencana. Badan Otorita IKN telah menandatangani kontrak hasil lelang pembangunan kompleks legislatif dan yudikatif pada akhir Oktober hingga November 2025.
Langkah ini menjadi bagian penting dari persiapan pemindahan pusat kekuasaan negara ke IKN Nusantara.
Progres Pembangunan Kompleks Legislatif dan Yudikatif
Kompleks legislatif di IKN akan dibangun di atas lahan seluas 42 hektare. Area ini mencakup Gedung Sidang Paripurna, Serambi Musyawarah, Plaza Demokrasi, museum, serta sejumlah bangunan perkantoran. Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan kompleks legislatif mencapai Rp8,5 triliun.
Sementara itu, kompleks yudikatif akan dibangun di atas lahan seluas 15 hektare. Kompleks ini akan mencakup gedung-gedung untuk Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, dan Komisi Yudisial. Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan kompleks yudikatif mencapai Rp3,1 triliun.
Pembangunan dua kompleks tersebut menjadi tonggak penting dalam mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan yang lengkap dan terintegrasi.
Agenda Lanjutan Presiden ke Malang
Setelah menyelesaikan agenda di IKN, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kota Malang, Jawa Timur, pada Selasa, 13 Januari 2026.
“Besok pagi ke Kota Malang,” ujar Seskab Teddy.
Kunjungan lanjutan ini menandai berakhirnya rangkaian agenda Presiden di Kalimantan sekaligus melanjutkan aktivitas kenegaraan di wilayah lain. Dengan jadwal yang padat, Presiden menunjukkan komitmennya untuk menjalankan fungsi pemerintahan secara aktif di berbagai daerah.